Mobil Terbang RBC Tanamkan Literasi dan Edukasi Lingkungan sejak Dini di TK Cahaya Permata
24-06-2026 14:49
Mobil Terbang RBC Tanamkan Literasi dan Edukasi Lingkungan sejak Dini di TK Cahaya Permata
RBC AMF Institute – Upaya menumbuhkan budaya baca dan kepedulian lingkungan pada anak usia dini terus dilakukan RBC Institute Abdul Malik Fadjar. Melalui program Mobil Perpustakaan—dikenal pula sebagai Mobil Terbang (Bakti Terhadap Bangsa)—RBC menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi peserta didik TK Cahaya Permata, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (30/1/2026).
Sejak pagi, halaman sekolah di kawasan Sumbersekar tampak lebih hidup. Siswa-siswi TK bergantian mendekati mobil perpustakaan yang sarat buku bacaan anak. Pendampingan guru dan tim RBC memastikan kegiatan berlangsung nyaman dan efektif, sekaligus memberi ruang bagi setiap anak untuk merasakan pengalaman membaca secara langsung.
Di dalam mobil, anak-anak diperkenalkan pada beragam koleksi buku cerita dan bacaan bergambar yang disesuaikan dengan usia mereka. Mereka bebas memilih buku, membuka halaman demi halaman, lalu membaca bersama di area sekolah. Bagi sebagian siswa, ini menjadi perjumpaan pertama dengan perpustakaan keliling—sebuah pengalaman baru yang memantik rasa ingin tahu.
Guru TK Cahaya Permata, Ani, menilai kehadiran mobil perpustakaan membawa suasana belajar yang berbeda. “Anak-anak sangat antusias. Mereka tertarik melihat isi mobil dan langsung memilih buku yang ingin dibaca. Koleksinya juga beragam dan tidak semuanya tersedia di sekolah,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih rutin agar akses bacaan anak semakin luas. “Kalau bisa sering datang, anak-anak akan lebih mengenal banyak buku dan wawasannya bertambah,” tambahnya.
Tak hanya literasi baca, kegiatan ini juga disertai edukasi dasar pemilahan sampah. Dengan pendekatan sederhana dan visual, tim RBC mengenalkan jenis sampah—seperti plastik, daun, dan kertas—serta cara membuangnya ke tempat yang tepat. Materi disampaikan ringan agar mudah dipahami dan diingat anak-anak.
Ani menjelaskan, pendidikan kebersihan lingkungan sudah menjadi bagian dari rutinitas sekolah. Setiap semester, TK Cahaya Permata menggelar kegiatan bersih-bersih kelas dan halaman, didukung tempat sampah berlabel dan bergambar. “Anak-anak bahkan mulai saling mengingatkan jika ada yang membuang sampah tidak pada tempatnya,” tuturnya.
Melalui Mobil Perpustakaan, RBC Institute Abdul Malik Fadjar berharap literasi dan kepedulian lingkungan dapat tumbuh beriringan sejak usia dini. Program ini direncanakan berlanjut ke sekolah lain, menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak penyelenggara.
Berita