RBC Student Growth Academy: Menumbuhkan Pelajar Tangguh, Adaptif, dan Siap Masa Depan

RBC Student Growth Academy: Menumbuhkan Pelajar Tangguh, Adaptif, dan Siap Masa Depan

16-09-2026 15:34

By Administrator RBC

Kegiatan

RBC Student Growth Academy: Menumbuhkan Pelajar Tangguh, Adaptif, dan Siap Masa Depan

RBC AMF Institute – Menjadi pelajar tidak hanya berbicara tentang nilai akademik dan pencapaian di ruang kelas. Di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat, kemampuan mengenali potensi diri, menghadapi kegagalan, serta menentukan arah masa depan juga menjadi bekal penting bagi generasi muda.

Semangat tersebut menjadi dasar penyelenggaraan RBC Student Growth Academy, program pengembangan diri bagi siswa SMA/MA/SMK sederajat yang diinisiasi melalui kolaborasi RBC A. Malik Fadjar Institute, Ruang Gembira Belajar, dan IPM Kota Malang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, di RBC A. Malik Fadjar Institute, Kota Malang.

Mengusung semangat “Bangun Growth Mindset, Maksimalkan Potensi, Siapkan Masa Depan”, Student Growth Academy dirancang sebagai ruang belajar bagi pelajar untuk melihat proses pendidikan secara lebih luas. Belajar tidak berhenti pada kemampuan memahami materi sekolah, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana seseorang memahami dirinya, bertahan ketika menghadapi kesulitan, serta terus berkembang dari berbagai pengalaman.

Program ini menghadirkan Wilda Kumala Sari, M.Psi., Psikolog, yang juga dikenal sebagai Founder Ruang Gembira Belajar. Wilda selama ini aktif dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan psikologi pendidikan, kesejahteraan psikologis, serta pembelajaran sosial-emosional. Dalam sejumlah forum pendidikan, ia menempatkan proses belajar bukan sebatas pencapaian angka, melainkan bagian dari perjalanan siswa mengenali kapasitas dan area yang masih dapat dikembangkan.

Melalui Student Growth Academy, peserta diajak memahami konsep growth mindset, yakni cara pandang yang menempatkan kemampuan sebagai sesuatu yang dapat terus dikembangkan melalui proses, strategi, latihan, serta kemauan untuk belajar. Perspektif tersebut menjadi penting bagi pelajar yang kerap berhadapan dengan tuntutan akademik, kegagalan, perubahan lingkungan, maupun berbagai pilihan mengenai masa depan.


Selain growth mindset, kegiatan ini juga membawa sejumlah materi yang dekat dengan kebutuhan pelajar, mulai dari strategi belajar efektif, membangun resiliensi, hingga bimbingan karier. Rangkaian tersebut diharapkan membantu peserta tidak hanya mengetahui apa yang ingin mereka capai, tetapi juga memahami proses dan kapasitas diri yang perlu dibangun untuk menuju ke sana.

Pembentukan resiliensi, misalnya, menjadi salah satu bagian penting karena perjalanan pendidikan tidak selalu berlangsung sesuai rencana. Kemampuan bangkit setelah mengalami kesulitan, menerima kegagalan sebagai bagian dari proses, serta berani mencoba kembali merupakan keterampilan yang sama pentingnya dengan kemampuan akademik.

Begitu pula dengan bimbingan karier. Bagi siswa yang berada pada fase menjelang pendidikan tinggi maupun dunia kerja, mengenali minat, kekuatan, dan kemungkinan jalur masa depan sejak dini dapat membantu mereka mengambil keputusan dengan lebih sadar. Dengan demikian, proses pendidikan tidak semata-mata diarahkan pada pertanyaan “ingin menjadi apa”, tetapi juga “siapa diri saya dan apa yang perlu saya kembangkan”.

Kehadiran Student Growth Academy sekaligus memperluas ikhtiar RBC A. Malik Fadjar Institute sebagai ruang pengembangan generasi muda. Sejak awal, RBC memang dikembangkan bukan hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga ruang diskusi, pertukaran gagasan, dan pembentukan generasi muda yang memiliki wawasan luas serta mampu berkiprah di tengah masyarakat. Cita-cita tersebut berangkat dari pemikiran Abdul Malik Fadjar yang menghendaki RBC menjadi center of excellence bagi anak-anak muda.

Melalui kolaborasi dengan berbagai komunitas dan organisasi kepemudaan, RBC Student Growth Academy menjadi salah satu bentuk upaya menghadirkan proses pendidikan yang lebih dekat dengan kebutuhan nyata pelajar.

Sebab pada akhirnya, pendidikan tidak hanya bertugas menyiapkan seseorang untuk menyelesaikan ujian. Lebih jauh dari itu, pendidikan adalah proses membantu manusia mengenali dirinya, mengembangkan potensinya, dan memiliki keberanian untuk terus bertumbuh menghadapi masa depan.