Mendarat di Jabung, Mobil Terbang RBC Kenalkan Literasi dan Kesetaraan Gender

Mendarat di Jabung, Mobil Terbang RBC Kenalkan Literasi dan Kesetaraan Gender

17-09-2026 13:40

By Administrator RBC

Kegiatan

Mendarat di Jabung, Mobil Terbang RBC Kenalkan Literasi dan Kesetaraan Gender

RBC A. Malik Fadjar Institute kembali menghadirkan program Mobil Terbang (Bakti Terhadap Bangsa) sebagai bagian dari upaya memperluas ruang belajar dan menumbuhkan budaya literasi di kalangan pelajar. Pada 20 Agustus 2026, Mobil Terbang menyapa siswa-siswi MI Miftahul Huda dan MTs Ahmad Yani Jabung melalui kegiatan membaca bersama serta seminar mengenai kesetaraan gender.

Kehadiran Mobil Terbang membawa koleksi buku yang dapat dibaca langsung oleh para siswa. Beragam bacaan yang tersedia menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka untuk memilih, membuka, dan mengeksplorasi buku sesuai minat masing-masing. Antusiasme terlihat ketika para siswa bergantian mendatangi mobil perpustakaan dan menghabiskan waktu dengan bacaan pilihannya.

Aktivitas tersebut menjadi bagian dari semangat Mobil Terbang untuk mendekatkan buku kepada pembacanya. Tidak berhenti pada penyediaan bahan bacaan, program ini juga berupaya menciptakan pengalaman membaca yang menyenangkan sehingga buku hadir sebagai bagian dari ruang belajar siswa sehari-hari.

Melalui konsep perpustakaan bergerak, RBC A. Malik Fadjar Institute berupaya membuka akses yang lebih luas terhadap bacaan sekaligus membangun kebiasaan membaca sejak usia sekolah. Mobil Terbang dirancang untuk mendatangi ruang-ruang pendidikan dan menghadirkan buku lebih dekat kepada anak-anak, sehingga keterbatasan ruang maupun akses terhadap bahan bacaan tidak menjadi penghalang untuk terus belajar.


Namun, perjalanan Mobil Terbang di Jabung kali ini tidak hanya berbicara mengenai literasi dalam arti membaca buku. Kegiatan juga dilengkapi dengan Seminar SAHATI (Sama Hak dan Partisipasi) bertema kesetaraan gender yang disampaikan oleh Maharina Novia Zahro, M.I.Kom. Seminar yang berlangsung bersama siswa-siswi MTs Ahmad Yani Jabung tersebut mengajak peserta memahami kesetaraan gender melalui perspektif yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan pada pemahaman bahwa kesetaraan bukan tentang menentukan siapa yang lebih tinggi atau lebih unggul, melainkan bagaimana setiap orang memiliki hak, kesempatan, serta ruang yang sama untuk belajar, berkembang, menyampaikan pendapat, dan berpartisipasi.

Pembahasan mengenai kesetaraan gender sejak usia sekolah menjadi penting karena lingkungan pendidikan merupakan salah satu ruang awal bagi anak untuk belajar membangun hubungan sosial. Sikap saling menghargai, keberanian menyampaikan gagasan, serta kesempatan yang setara bagi setiap siswa merupakan nilai yang dapat ditumbuhkan sejak dini.

Melalui seminar tersebut, para siswa juga diajak untuk melihat bahwa laki-laki maupun perempuan sama-sama memiliki kesempatan untuk mengambil peran, mengembangkan kemampuan, serta menentukan cita-citanya tanpa dibatasi oleh stereotip gender.

Kombinasi kegiatan membaca dan seminar menjadikan Mobil Terbang bukan hanya sebagai kendaraan yang membawa koleksi buku, tetapi juga ruang belajar bergerak. Literasi yang dibangun tidak berhenti pada kemampuan membaca teks, melainkan berkembang menjadi kemampuan memahami lingkungan sosial, membuka perspektif, serta membangun sikap terhadap persoalan yang dijumpai dalam kehidupan.

Hal tersebut sejalan dengan semangat RBC A. Malik Fadjar Institute dalam menjadikan pendidikan sebagai proses yang terus hidup di tengah masyarakat. Buku menjadi pintu masuk untuk memperluas pengetahuan, sementara dialog dan interaksi memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan cara berpikir yang lebih terbuka.

Melalui perjalanan Mobil Terbang di MI Miftahul Huda dan MTs Ahmad Yani Jabung, RBC A. Malik Fadjar Institute berharap semangat membaca, belajar, serta menghargai sesama dapat terus tumbuh di kalangan siswa. Sebab pendidikan tidak hanya berbicara tentang apa yang dibaca di dalam buku, tetapi juga tentang bagaimana pengetahuan tersebut membantu seseorang memahami dirinya, orang lain, dan dunia di sekitarnya.